Senin, 26 Mei 2014

Suriah Minta UNHRC Kecam Pembantaian Warga Sipil di Daraa


Kementerian Luar Negeri Suriah telah menyerukan Dewan Hak Asasi Manusia PBB (UNHRC) untuk mengecam pembunuhan mengerikan terhadap warga sipil di kota Daraa yang dilakukan oleh militan Takfiri.

Dalam sebuah surat yang dikirimkan kepada UNHRC pada Ahad (25/5), Kemenlu Suriah mengatakan,"Pembantaian ituadalah bagian dari rantai kejahatan terencana yang menargetkan rakyat Suriah dan keyakinan mereka dengan tujuan untuk merusak peradaban mereka dan mengubah Suriah menjadi pusatuntuk terorisme dan keterbelakangan."

Dalam surat tersebut, Kemenlu Suriah menjelaskan bahwa para militan juga menarget sekolah-sekolah, rumah sakit, dan tempat ibadah, bahkan baru-baru ini peluru-peluru mortir militan menarget pertemuan sipil dengan tujuan untuk membunuh warga Suriah sebanyak mungkin.

Sebelumnya, kantor berita resmi SANA pada Sabtu melaporkan bahwa setidaknya 39 orang dan 205 lainnya terluka setelah militan menembakkan mortir ke pos kampanye Presiden Suriah Bashar al-Assad di Daraa pada Kamis.

Suriah akan menggelar pemilu presiden pada 3 Juni, namun warga negara Suriah yang tinggal di luar negeri akan memberikan suara mereka pada 28 Mei. (IRIB Indonesia/RA)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar