Selasa, 27 Mei 2014

Israel Setujui Pembangunan Pemukiman Baru

Kejahatan Zionis
Israel Setujui Pembangunan Pemukiman Baru


Islam Times -
Israel menyetujui rencana pembangunan puluhan unit pemukim baru di wilayah Timur al-Quds (Yerusalem) meski dunia internasional mengecam kegiatan tersebut.

Rezim Israel mengatakan, setidaknya 50 unit akan dibangun di pemukiman Har Homa.
"Walikota telah memberi lampu hijau untuk membangun 50 unit perumahan baru di lima bangunan di Har Homa," outlet media mengutip walikota, Yosef Pepe Alalu, pada Senin (26/5/14).

Tapi belum ada rincian lebih lanjut yang dirilis tentang rencana pembangunan itu.

Menurut hukum internasional, pemukiman Israel ilegal. Tapi Tel Aviv terus memperluas proyek-proyek pemukiman di wilayah pendudukan Palestina. Hal ini juga menghambat jalannya perundingan perdamaian antara Israel dan otoritas Palestina.

Pembicaraan Palestina-Israel gagal beberapa kali dalam beberapa tahun terakhir setelah Tel Aviv menolak membekukan kegiatannya pemukiman di tepi Barat yang diduduki.[IT/r]

Pemukim Israel Rusak Gereja di al-Quds

Vandalisme Pemukim Israel ;
Pemukim Israel Rusak Gereja di al-Quds


Islam Times -
Seorang pemukim Israel merusak gereja di Timur al- Quds yang diduduki (Yerusalem) setelah kunjungan Paus Francis ke daerah itu.

Polisi Israel pada Senin (26/514) mengatakan, orang itu masuk ke gereja dan membakar rak buku doa. Sebuah bangku kayu dan salib kecil di dekatnya juga terbakar.

Menurut laporan, insiden itu terjadi dekat tempat Paus Francis memimpin misa.

Kebencian terhadap warga Kristen dan Muslim Palestina terus menyebar akhir-akhir ini. Banyak gereja dan masjid di wilayah itu yang dirusak.

Pemukim Israel secara teratur melakukan serangan ‘price tag’ terhadap warga Palestina dan properti serta tempat suci mereka.

Menurut PBB, sekitar 399 serangan semacam ini dilakukan oleh pemukim Israel.

Pada Minggu (25/5/14), Paus Francis tiba di Tepi Barat yang diduduki dalam tur dua hari ke Timur Tengah. [IT/r]

Turki Perintahkan Penangkapan 4 Mantan Pejabat Israel

Kasus Kapal Mavi Marmara
Turki Perintahkan Penangkapan 4 Mantan Pejabat Israel


Islam Times -
Sebuah pengadilan Turki memerintahkan penangkapan empat mantan pejabat Israel yang terlibat dalam serangan kapal Turki tahun 2010.

Cihat Gokdemir, pengacara yang menangani kasus ini, mengatakan pada Senin (26/5/14) bahwa pengadilan Istanbul meminta Interpol mengeluarkan surat perintah penangkapan empat pejabat Israel yang terlibat dalam serangan mematikan di kapal Turki, Mavi Marmara tahun 2010.

Jaksa Turki mengajukan hukuman seumur hidup untuk mantan Kepala Staf Israel Gaby Ashkenazi, mantan kepala angkatan laut Eliezer Marom, mantan kepala intelijen militer Amos Yadlin dan mantan kepala intelijen angkatan udara Avishai Levy.

Hubungan Israel dan Turki memburuk pada tahun 2010 setelah serangan terhadap armadanya di Laut Mediterania.

Sembilan aktivis Turki di atas kapal tersebut dibunuh oleh pasukan komando Israel dan 50 orang lainnya terluka.

Pengadilan itu dilakukan secara in absentia sesuai permohonan kelompok bantuan Yayasan Bantuan Kemanusiaan (IHH) dan keluarga korban. IHH mengumumkan, seorang aktivis berusia 51 tahun yangmenderita koma setelah serangan itu akhirnya meninggal pada Sabtu (24/5). Jumlah korban peristiwa itu menjadi 10 orang.

Rezim Tel Aviv sempat menawarkan pembayaran kompensasi kepada keluarga korban.
Namun, IHH menolak karena Israel ingin kasus pengadilan dicabut pasca pemberian kompensasi tersebut.[IT/r]

Senin, 26 Mei 2014

Brasil Siap Sambut Suporter Muslim


Brasil Siap Sambut Suporter Muslim
Oleh Farid — Rubrik Olahraga — May 26, 2014

Rio de Janeiro, LiputanIslam.com –Para penggemar sepakbola dunia, termasuk rakyat Indonesia, tentu saat ini sedang menghitung hari sampai dimulainya perhelatan terbesar sepakbola dunia, yaitu Piala Dunia Brasil. Turnamen yang akan berlangsung 12 Juni – 13 Juli 2014 tersebut akan dilaksanakan di dua belas kota Brasil, yaitu Belo Horizonte, Brasilia, Cuiaba, Curitiba, Fortaleza, Manuas, Natal, Porto Alegre, Recife, Salvador, Sao Paulo, dan ibukota Rio de Janeiro.

Sebanyak 32 tim nasional dari semua benua dibagi menjadi delapan grup dan akan bersaing untuk meraih trofi Piala Dunia di Brasil. Dari 32 negara tersebut, tercatat enam negara dengan mayoritas Muslim atau populasi Muslim besar, yaitu timnas Aljazair, Kamerun, Pantai Gading, Nigeria, Iran dan Bosnia-Herzegovina. Dengan demikian, dipastikan akan ada sejumlah suporter Muslim yang datang ke Brasil. Ditambah dengan masyarakat yang negara-negara Muslim lainnya. Meskipun timnasnya tidak lolos ke putaran final, mereka tetap akan datang ke Brasil untuk memberikan dukungan kepada tim favoritnya.

Menyambut kedatangan para suporte Muslim tersebut, awal bulan ini, buku panduan khusus (buklet) telah diterbitkan di Brasil untuk para suporter Muslim. Buku tersebut berjudul “Salam Barazil”. Buklet 32-halaman itu diterbitkan oleh Uni Asosiasi Islam Brazil bekerjasama dengan kedutaan Oman di negara Amerika Selatan.

Menurut Kepala Uni Islam Brazil, Muhammad Hussein Al-Zuqbi, buku ini berisi panduan bagi suporter Muslim tentang alamat pusat Islam, tempat ibadah, restoran halal, dan pusat hiburan yang kegiatannya sesuai dengan syariah Islam.

Dia mengatakan, buku panduan itu juga berisi sejarah singkat kehadiran Islam di Brazil dan budaya Muslim Brazil.

Menurut Al-Zuqbi, salinan “Salam Brasil” telah diberikan kepada maskapai penerbangan di negara-negara Islam dan Arab untuk dibagikan kepada para penumpang Muslim yang bepergian ke Brasil.

Kuwait Cetak 250.000 Eksemplar Al-Quran

Sementara itu, masih berkenaan dengan penyelenggaraan Piala Dunia ini, Kementerian Wakaf Kuwait diberitakan telah mengumumkan rencana untuk mendistribusikan secara gratis 250.000 eksemplar Mushaf Al-Qur’an terjemahan dalam bahasa yang berbeda selama Piala Dunia FIFA 2014 di Brasil. Pembagian kitab suci umat Islam itu akan menjangkau berbagai orang dengan latar belakang budaya yang berbeda.

Menurut harian Kuwait, Al-Qabas, seperti dikutip onislam.net, Dewan Kementerian mengumumkan bahwa mereka telah mengadakan tender untuk pengadaan mushaf Al-Quran tersebut.

Dewan mengatakan, salinan Al-Quran itu akan dilengkapi terjemahan dalam empat bahasa –Spanyol, Portugis, Inggris, dan Perancis– dan akan didistribusikan di hotel-hotel, stadion, dan tempat umum. (by/dari berbagai sumber)

Menhan : Kapasitas Rudal Iran, Non-Negotiable


Iran vs Hegemoni Global
Menhan : Kapasitas Rudal Iran, Non-Negotiable

Islam Times -
Menteri Pertahanan Iran Brigadir Jenderal Hossein Dehqan mengatakan, kemampuan rudal negaranya non-negotiable.

“Kapasitas rudal Iran bersifat defensif, konvensional dan...tidak untuk dinegosiasikan,” kata Dehqan pada Minggu (25/5/14).

Komentar Dehqan ini muncul pasca seruan berulang AS untuk memasukkan program rudal Iran dalam perjanjian nuklir terakhir antara Tehran dan lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB plus Jerman.

Dehqan lebih lanjut menuntut pemusnahan senjata nuklir, kimia dan biologis rezim Israel dan Amerika Serikat. Rezim Israel secara luas diyakini sebagai satu-satunya pemilik senjata nuklir di Timur Tengah dengan sampai 400 hulu ledak nuklir.

Tel Aviv telah menolak seruan dunia untuk bergabung dengan Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT) dan tidak mengizinkan inspektur internasional memeriksa program nuklirnya.[IT/r]

Ali Khamenei Desak Kampanye Lawan Front Arogan


Iran vs Hegemoni Global
Ali Khamenei Desak Kampanye Lawan Front Arogan

Islam Times –
Pemimpin Tinggi Revolusi Islam, Ayatullah Sayyid Ali Khamenei menekankan perlunya pelestarian ideologi melawan front arogan sebagai salah satu cara mengerem tindakan anti kemanusiaan.

Dalam pertemuan dengan ketua Majlis, Ali Larijani dan anggota parlemen Iran di Tehran pada Minggu (25/5/14), Khamenei mengatakan, perjuangan melawan kekuatan jahat akan berhasil jika masyarakat internasional sendiri yang menyingkirkan front arogan pimpinan Amerika Serikat.

Menurut Khamenei, hal ini membutuhkan perjuangan keras dan panjang serta langkah-langkah yang tepat. Perjuangan front kebaikan melawan front kejahatan akan terus berlangsung karena kejahatan akan selalu ada. Sementara cara dan tindakan memerangi kejahatan bisa bervariasi sesuai dengan kondisi yang ada.

Ayatullah Khamenei menekankan, ideologi melawan front arogan harus dilestarikan sebagai sarana mencapai tujuan mulia Republik Islam. "...Seseorang harus memperlengkapi dirinya untuk melewati sebuah wilayah yang penuh bajak laut. Ia harus memiliki kemampuan dan motivasi untuk mempertahankan diri sendiri," tambah Khamenei.

Terkait masalah ekonomi dan politik Iran, Khamanei mengatakan bahwa solusinya tidak akan ditemukan di luar negri. Pejabat negara harus mengandalkan kapasitas dan kemampuan dalam negri saat mencari solusinya. Masalah ekonomi akan terpecahkan jika Iran benar-benar menerapkan ekonomi perlawanan dan tidak melulu bersandar pada pihak luar negeri.

"Mereka yang ingin memajukan kompromi dan menyerah pada para penguasa yang telah mengintimidasi dan menuduh negara Islam [Iran] sedang menghasut perang, sebenarnya telah berkhianat."

Ayatullah Khamenei lebih lanjut mencatat, saat ini tidak ada pilihan selain melanjutkan resistensi dalam semua urusan internal dan eksternal negara.[IT/r]

Suriah Minta UNHRC Kecam Pembantaian Warga Sipil di Daraa


Kementerian Luar Negeri Suriah telah menyerukan Dewan Hak Asasi Manusia PBB (UNHRC) untuk mengecam pembunuhan mengerikan terhadap warga sipil di kota Daraa yang dilakukan oleh militan Takfiri.

Dalam sebuah surat yang dikirimkan kepada UNHRC pada Ahad (25/5), Kemenlu Suriah mengatakan,"Pembantaian ituadalah bagian dari rantai kejahatan terencana yang menargetkan rakyat Suriah dan keyakinan mereka dengan tujuan untuk merusak peradaban mereka dan mengubah Suriah menjadi pusatuntuk terorisme dan keterbelakangan."

Dalam surat tersebut, Kemenlu Suriah menjelaskan bahwa para militan juga menarget sekolah-sekolah, rumah sakit, dan tempat ibadah, bahkan baru-baru ini peluru-peluru mortir militan menarget pertemuan sipil dengan tujuan untuk membunuh warga Suriah sebanyak mungkin.

Sebelumnya, kantor berita resmi SANA pada Sabtu melaporkan bahwa setidaknya 39 orang dan 205 lainnya terluka setelah militan menembakkan mortir ke pos kampanye Presiden Suriah Bashar al-Assad di Daraa pada Kamis.

Suriah akan menggelar pemilu presiden pada 3 Juni, namun warga negara Suriah yang tinggal di luar negeri akan memberikan suara mereka pada 28 Mei. (IRIB Indonesia/RA)

Perancis dan Jerman Injak-injak Hak Politik Warga Suriah


Krisis Suriah
Perancis dan Jerman Injak-injak Hak Politik Warga Suriah

Islam Times -
Pada 23 Mei 2014, Dewan Negara Perancis menyatakan dirinya tidak kompeten sehubungan dengan keputusan pemerintah untuk melarang konsulat Suriah di Perancis menyelenggarakan pemilu di negara itu. Damaskus telah menetapkan pemilihan presiden pada 3Juni 2014, dengan pemungutan suara bagi ekspatriat pada 28 Mei.

Kondisi ini mendorong 19 warga Suriah untuk mengajukan gugatan kepada pengadilan administratif guna memulihkan hak pilihnya yang diinjak-injak dua negara Eropa yang arogan itu. Menurut pengacara mereka, Damien Viguier, larangan Perancis yang terang-terangan itu bertentangan dengan Konvensi Wina tentang Hubungan Konsuler dan menghilangkan kebebasan fundamental warga Suriah.

Para penggugat kini sedang mempertimbangkan kemungkinan untuk mengajukan gugatannya pada Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa.

Di Suriah sendiri, kampanye pemilu terus berlangsung meskipun terjadi serangan teroris Contras, di mana yang paling terbaru berlangsung di Deraa pada hari Kamis (22/5) yang menewaskan 22 warga sipil yang ikut ambil bagian dalam kampanye pemilihan umum.

Televisi nasional menyiarkan klip kampanye ketiga kandidat yang diberi masa tayang yang sama. Namun, kota-kota di sana hampir secara kseluruhan ditempeli poster Bashar al-Assad , sebagai simbol perlawanan kolektif melawan agresi asing.

Ke-11 negara anggota yang tersisa dalam "Sahabat Suriah" menentang rakyat Suriah memilih presidennya sendiri dan terus bersikeras bahwa itu sebenarnya terserah pada negara-negara besar untuk menunjuk "lembaga transisi" yang mengecualikan Bashar al-Assad yang mereka labeli sebagai "diktator Alawit".

Pemerintah Perancis dan Jerman melarang warga Suriah yang berada di wilayahnya untuk ikut berpartisipasi dalam "pemilu lelucon" itu. Kendati diam-diam mengakui telah gagal total dan kalah perang proksi di Suriah, rezim arogan Barat masih terus berupaya mengintimidasi rakyat Suriah untuk menentukan masa depannya sendiri. (IT/VN/rj)

Nasrallah: Suriah Akan Kalahkan Teroris


Gejolak Suriah
Nasrallah: Suriah Akan Kalahkan Teroris

Islam Times -
Pemimpin Hizbullah mengatakan, Amerika dan sekutu-sekutunya mengirim teroris ke Suriah untuk menghancurkan negara dan gerakan perlawanan.

Sekjen Hizbullah dalam pidato televisi hari Minggu (25/5/14) mengatakan, AS dan Barat mengirimkan teroris dan Takfiri ke Suriah untuk menghancurkan sumbu perlawanan di wilayah tersebut.

Menurut Sayyid Hassan Nasrallah, plot terhadap Suriah mulai terungkap dan Suriah pada akhirnya akan menang melawan pemberontak dukungan asing.

Nasrallah menambahkan, skenario terhadap Suriah akan menjadi bumerang pada Barat ketika pemberontak ini kembali ke negara asal mereka, termasuk di Eropa.

Pernyataan Nasrallah itu muncul seiring pelaksanaan operasi militer yang terus dilakukan Tentara Suriah dalam membasmi militan asing di wilayah Suriah.

Dalam pidatonya, Nasrallah juga membahas pos presiden yang masih kosong di Libanon sambil menegaskan pentingnya pelaksanaan pemilu presiden sesegera mungkin.

Nasrallah menyatakan, pemilu presiden adalah tanggung jawab nasional. Dan Hizbullah menginginkan presiden yang mmapu membawa perdamaian dan stabilitas.

Kebuntuan ini terkait dengan polarisasi politik antara Alliansi 14 Maret, di satu sisi, dan Hizbullah dengan sekutunya Alliansi 8 Maret, di sisi lain. Alliansi 14 Maret pimpinan Saad Hariri, sejauh ini mendukung Samir Geagea yang terkenal memiliki sejarah kerja sama dengan Israel.[IT/r]

Iran Serukan Pemulihan Situasi Politik di Thailand


Iran Serukan Pemulihan Situasi Politik di Thailand
Senin, 2014 Mei 26

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran menyatakan kekhawatiran atas transformasi terbaru di Thailand dan meluasnya ketidakamanan di negara itu.

Marzieh Afkham pada Ahad (25/5) menekankan perlunya pemulihan stabilitas dan keamanan di Thailand sebagai negara sahabat Iran, dan penyelenggaraan pemilu yang melibatkan semua partai dan kelompok di negara itu. Demikian dilaporkan IRNA.

Ia menyatakan harapan bahwa pemerintah terpilih Thailand akan segera terbentuk dan memulai aktivitasnya.

Militer Thailand pekan lalu melakukan kudeta dengan alasan untuk menjaga ketertiban dan keamanan menyusul instabilitas selama enam bulan di negara itu.

Politik AS : Obama Pembohong dan Penghasut Perang


Politik AS
Obama Pembohong dan Penghasut Perang

Islam Times -
Presiden AS, Barack Obama adalah pembohong dan penghasut perang yang tindakannya selalu bertentangan dengan ucapannya, seorang analis politik Amerika mengatakan.

Saat ini, Obama sedang mempersiapkan pidato untuk membela kebijakan luar negerinya dan menjawab klaim kubu Republik tentang kebijakan luar negerinya yang lemah, terutama dalam menangani Rusia, Cina, Timur Tengah dan masalah geo-politik lainnya.

Pada Rabu nanti (28/5/14), Obama akan berpidato di Akademi Militer AS di West Point, New York untuk menjelaskan pendekatan kebijakan luar negerinya di tahun-tahun terakhir jabatannya. Obama pernah menyebut, kebijakan luar negri yang dijalankannya tergantung pada diplomasi multilateral, bukan intervensi militer.

Kepada Press TV, hari Minggu (25/5/14), Stephen Lendman, seorang penulis dan pembawa acara radio di Chicago, mengatakan Obama adalah pembohong. Tidak ada yang kata-katanya yang bisa dipercaya.

Lendman menegaskan, Obama sering mengatakan sesuatu hal dan kemudian melakukan sesuatu yang sama sekali berbeda dari ucapannya. Misalnya, Obama menyebut dirinya menolak intervensi militer, tapi pada saat yang sama, Obama menggelar perang proxy yang terjadi satu demi satu.

Menurut Lendman, Obama masih punya rencana perang-perang lain. Bahkan Obama masih ingin melakukan intervensi militer di Suriah.[IT/r]

Gejolak Ukraina : Warga Jerman Kecam Dukungan Pemerintah pada Nazi Ukraina


Gejolak Ukraina
Warga Jerman Kecam Dukungan Pemerintah pada Nazi Ukraina

Islam Times -
Menteri Luar Negeri Jerman, Frank-Walter Steinmeier kehilangan kesabarannya dalam kampanye pemilu SPD (Partai Sosial Demokrat Jerman) di Alexanderplatz, Berlin.

Sang Menteri membela kebijakannya di Ukraina ketika ia diinterupsi oleh beberapa hadirin karena mendukung kawanan Nazi Ukraina. Ia balik membentak seraya mengatakan bahwa mereka adalah para penghasut perang, sedangkan Uni Eropa dan kaum demokrat sosial memperjuangkan perdamaian.

Ini bukan pertama kalinya pemerintah Jerman dikritik lantaran dukungannya terhadap kaum ekstremis Ukraina dalam melawan Rusia. Sebelumnya, tiga mantan kanselir Jerman, Helmut Schmidt, Helmut Kohl, dan Gerhard Schröder, mengungkapkan keraguannya, bahkan oposisinya, terhadap kebijakan itu. Kanselir Angela Merkel pekan lalu juga dicemooh dalam kampanyenya, oleh para pemilih yang meneriakkan "tidak ada dukungan untuk Nazi di Ukraina!".

Mantan kepala dinas intelijen, Steinmeier, telah memainkan peran sentral dalam dukungan Jerman terhadap teroris KLA selama perang NATO di Kosovo. Kali ini, ia dipercaya sebaga inarsitek utama dukungan Jerman bagi kawanan Nazi Ukraina.

Ekspor Jerman ke Rusia turun 16 persen pada Januari-Februari 2014.

Kunjungan Paus Francis ke Palestina Paus Francis Disambut Protes


Kunjungan Paus Francis ke Palestina
Paus Francis Disambut Protes

Islam Times -
Paus Francis tiba di Tepi Barat yang diduduki di hari kedua turnya dan disambut aksi protes warga Israel yang menolak kunjungannya.

Setibanya di kota Betlehem, pada Minggu (25/5/14), pemimpin spiritual Katolik yang berusia 77 tahun itu mengadakan pertemuan Kepala Otoritas Palestina, Mahmoud Abbas.

Dalam pertemuan tersebut, Abbas mengecam rezim Zionis Israel karena menekan orang-orang Kristen dan Muslim agar meninggalkan al-Quds (Yerusalem).

Dalam pertemuan itu, Abbas menyampaikan bahwa rezim Zionis secara sistematis berusaha mengubah identitas dan karakter Palestina. Rezim itu juga mencekik rakyat Palestina, baik Kristen dan Muslim, agar merekak keluar dari sana.

Sementara itu, pasukan Israel menangkap sedikitnya 26 orang yang memprotes kunjungan Paus ke al-Quds. Dua tentara Israel terluka dalam bentrokan itu.

Sejauh ini, Israel terus dikecam okarena meningkatnya serangan pendatang Israel terhadap kaum Muslim dan Kristen.

Paus memulai tur ke Timur Tengah dengan mengunjungi Yordania pada hari Sabtu (24/5/14). Ini kunjungan pertama Francis ke wilayah Timur Tengah sejak ia dinobatkan menjadi Paus.[IT/r]

Boko Haram Kembali Serang Desa, 24 Warga Tewas


Kano, LiputanIslam.com — Sedikitnya 24 orang tewas pada hari Minggu (25/5), setelah orang-orang bersenjata kelompok Boko Haram menyerang sebuah desa di timur laut Nigeria. Ini merupakan serangan yang kesekian kalinya setelah kelompok ektrimis ini menarik perhatian dunia dengan menculik 200 pelajar sekolah menengah putri bulan lalu.

Menurut para saksi, gerombolan Boko Haram itu berjumlah puluhan orang dengan berkendara sepeda motor, menyerbu satu desa di negara bagian Borno Kamuya, Minggu (25/5). Serangan tersebut berlangsung saat matahari terbit ketika para penduduk sedang berangkat menuju ke pasar.

“Sebelum menyerang, Mereka memblokir semua rute yang masuk ke desa itu. Mereka menembak secara membabi buta,” kata warga setempat, Bala Mshelia, kepada kantor berita CNA.

“Mereka membunuh 24 orang dan kabur dengan menerobos ke semak-semak. Kami yakin mereka Boko Haram,” tambah Mshelia.

Warga desa yang ketakutan melarikan diri ke kota terdekat karena takut serangan lanjutan.

“Orang-orang bersenjata mengatakan mereka akan kembali dengan lebih banyak serangan dan kami merasa kami harus pergi untuk menyelamatkan hidup kita,” kata warga lainnnya, Dauda Ibrahim, yang memberikan laporan serupa dari insiden tersebut.

Boko Haram telah meningkatkan serangan di pedesaan Borno itu, menyerang desa-desa di mana mereka membunuh warga, menjarah persediaan makanan dan membakar rumah . Rabu lalu kelompok ini menewaskan 34 orang dalam penggerebekan di empat desa di dua kabupaten negara Borno. Tiga serangan terpisah pada hari Senin, Selasa dan Rabu, termasuk dua dekat kota terpencil Borno dari Chibok di mana gadis-gadis itu diculik dan menewaskan lebih dari 50 orang.

Keadaan darurat telah ditetapkan di Borno dan dua negara tetangga timur laut sejak Mei tahun lalu.(ca/cna)

Kamis, 22 Mei 2014

Inilah Alasan Mengapa Israel Tidak Berani Menyerang Iran


Inilah Alasan Mengapa Israel Tidak Berani Menyerang Iran
Jumat, 2014 Mei 23

Kepala Departeman Humas Republik Islam Iran Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengatakan, rezim Zionis Israel tidak berani melancarkan serangan militer terhadap Iran karena rezim tersebut benar-benar takut terhadap respon militer Iran.

Brigadir Jenderal Ramezan Sharif pada Kamis (22/5) mengatakan, alasan mengapa Israel tidak mengambil tindakan militer terhadap Iran adalah Tel Aviv benar-benar takut dengan serangan balik Iran.

Ia menambahkan, masyarakat internasional telah mengkonfirmasi sifat damai program nuklir Iran, dan semua orang tahu bahwa Tehran tidak sedang mengejar senjata nuklir.

"Namun demikian, Amerika Serikat dan Israel sedang menciptakan berbagai dalih untuk mencegah Iran mencapai kemajuan lebih lanjut," pungkasnya seperti dikutip Press TV.

Sebelumnya pada Kamis, Komandan Pasukan Angkatan Darat Iran Brigadir Jenderal Ahmad Reza Pourdastan menekankan kesiapan penuh Angkatan Bersenjata Iran, dan memperingatkan bahwa Tehran akan memberikan jawaban menghancurkan terhadap setiap agresi militer.

Dalam beberapa tahun terakhir, Iran telah mencapai prestasi besar di sektor pertahanan dan mencapai swasembada dalam memproduksi sistem dan peralatan penting militer.

Meski demikian, Tehran telah berulang kali mengatakan bahwa kekuatan militernya tidak menimbulkan ancaman bagi negara-negara lain, sebab, doktrin pertahanan didasarkan pada pencegahan. (IRIB Indonesia/RA)