Sabtu, 19 April 2014

Para Pengungsi Memilih Kembali ke Suriah Sekalipun Terancam Mati


Para Pengungsi Memilih Kembali ke Suriah Sekalipun Terancam Mati
Sabtu, 2014 April 19

Para pengungsi Suriah di beberapa kamp pengungsian di perbatasan Yordania-Suriah memilih untuk kembali ke negaranya sekalipun terancam kehilangan nyawa daripada terus tinggal di kamp-kamp pengungsian yang kondisinya sangat buruk itu.

Kantor berita Perancis seperti dikutip Fars News (18/4) melaporkan, memuncaknya ketidakpuasan para pengungsi Suriah atas kondisi tidak manusiawi kamp-kamp pengungsian Yordania berujung dengan terjadinya sejumlah kerusuhan. Para pengungsi itu lebih memilih mati di Suriah daripada terus melanjutkan hidup di kamp-kamp tersebut.

Kamp pengungsian Zaatari, Yordania yang dibuka dua tahun lalu dan menampung sekitar 100 ribu pengungsi Suriah, beberapa kali dilanda aksi demonstrasi para pengungsi yang memprotes kondisi hidup di sana. Aksi-aksi tersebut bahkan berujung dengan kerusuhan seperti yang terjadi pada awal bulan April ini. Kala itu seorang pengungsi Suriah tewas dan puluhan lainnya termasuk polisi Yordania luka-luka.

Kerusuhan itu bermula dari protes para pengungsi atas penahanan satu keluarga pengungsi Suriah yang bermaksud keluar dari kamp tanpa ijin. (IRIB Indonesia/HS)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar