Senin, 06 Januari 2014

Harapan Al Qaeda untuk Menang di Suriah Lenyap



Fars News (6/1) melaporkan, dalam pertempuran terbaru yang terjadi antara koalisi militer Irak, polisi dan pasukan Sahwa (kelompok etnis) melawan kelompok-kelompok teroris Al Qaeda di provinsi Al Anbar, militer Irak berhasil membersihkan kota Al Ramadi dan Fallujah dari anasir teroris setelah melakukan pengepungan total.

Dalam operasi itu sejumlah teroris Daulah Islamiyah fi Iraq wa Syam (DIIS) tewas dan beberapa pemimpinnya ditangkap.

Komandan operasi militer Irak dalam aksi pembersihan dan interogasi terhadap sejumlah teroris yang tertangkap menemukan bukti serta informasi akurat tentang kondisi yang dialami kelompok-kelompok teroris.
Informasi itu menyebutkan bahwa kelompok-kelompok teroris Al Qaeda putus asa atas dukungan Barat dan Turki.
Informasi itu juga mengatakan bahwa kelompok-kelompok teroris sangat kecewa dan marah ataspendukung utama mereka yaitu Arab Saudi, para teroris percaya Saudi telah menjerumuskan mereka ke dalam kesulitan yang tidak memiliki jalan keluar. Saat ini para teroris itu sama sekali tidak mempunyai harapan untuk menang.

Sejumlah kota di provinsi Al Anbar masih dikuasai Al Qaeda. Akan tetapi pertempuran dan persaingan di antara kelompok-kelompok teroris yang berafiliasi ke Al Qaeda seperti Utsman bin Affan dan DIIS terus berlangsung. Semakin sulitnya kondisi di Suriah memaksa mereka lari ke Irak dan kemungkinan meningkatnya krisis di Barat Laut Irak semakin besar.

Vladimir Putin, Presiden Rusia menyebut rezim berkuasa di Saudi sebagai rezim teroris dan sebagian berita mengatakan bahwa Rusia telah menyerahkan sebuah resolusi tentang aktivitas teror Saudi kepada Dewan Keamanan PBB.






sumber : (IRIB Indonesia/HS)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar